INFO SEKITAR PENERIMAAN CPNS DI SUKABUMI

12 Nov

Sekilas Info
Oleh: Iwan Sumantri

SUKABUMI–Pemerintah Kota/Kabupaten Sukabumi dan Cianjur serempak membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Seleksi (CPNS), hari ini. Total 607 CPNS yang akan diterima di tiga daerah itu, dengan perincian Kota Sukabumi 153, Kabupaten Sukabumi 238 dan Kabupaten Cianjur 216. Pendaftaran ini rencananya digelar hingga 19 November. Dari formasi CPNS tenaga pendidik atau guru paling banyak yang akan diterima, disusul tenaga kesehatan lalu tenaga tekhnis (diumumkan di Harian Radar Sukabumi, edisi hari ini). Untuk Kota Sukabumi misalnya, 69 tenaga guru akan diterima. Lainnya, 46 tenaga kesehatan dan 38 tenaga teknis. Dengan kualifikasi pendidikan SKM, SMF, Spesialis Obygin, dokter umum, dokter gigi, apoteker, D2, D3, D4, dan S1. Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur didampingi Kepala BKD Kota Sukabumi, Suwarsa mengatakan mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan seleksi CPNS Daerah di Lingkungan Pemkot Sukabumi yang direncanakan berlangsung pada Minggu 5 Desember 2010 mendatang ini, mulai pukul 8 pagi sampai dengan selesai. Materi seleksi, yakni Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari Tes Pengetahuan Umum (TPU), Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Tes Skala Kematangan (TSK). Sedangkan tempat pelaksanaan seleksi, akan ditentukan kemudian. Karena panitia tidak menerima pendaftaran secara langsung, maka berkas lamaran dimasukkan ke dalam map dengan ketentuan warna berbeda. Untuk formasi ternaga guru dimasukkan ke map warna kuning, tenaga kesehatan warna merah dan tenaga teknis warna biru. Map yang berisi berkas lamaran tersebut dimasukkan ke dalam amplop warna coklat, dengan menuliskan lowongan formasi (nama jabatan,red) yang dituju. Dan mencantumkan kode lamaran pada sudut kanan amplop. Lamaran dikirim melalui kantor pos terdekat. Ditujukan kepada Walikota Sukabumi PO BOX 2010 Sukabumi 43131. Seleksi ini sepeser pun tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat khususnya para peserta seleksi, apabila menemukan oknum yang menawarkan jasa dapat meloloskan seleksi menjadi CPNS, dengan meminta imbalan sejumlah uang, agar segera dilaporkan kepada aparat dinas/instansi terkait. Di antaranya kepada aparat BKD, Bawasda, DPRD, Pemkot Sukabumi, atau langsung kepada aparat kepolisian, untuk ditindak tegas, sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. “Hal ini, sudah jauh hari sebelumnya telah kami sosialisasikan kepada masyarakat, termasuk kepada para pegawai honorer dan para kepala sekolah. Baik melalui surat pemberitahuan yang dilayangkan oleh BKD agar lebih waspada dan hati-hati terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab, maupun pengumuman langsung di aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi,” ujar Muslikh. Tujuannya, lanjut Walikota Sukabumi, agar pelaksanaan pendaftaran hingga pelaksanaan seleksi CPNS di Kota Sukabumi, dapat berjalan dengan lancar, obyektif dan bersih, sesuai visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013 Muslikh Abdussyukur dan Mulyono. Yakni terwujudnya Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan berkualitas bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan di Jawa Barat berlandaskan iman dan taqwa. “Ingat, daftar CPNS jangan lewat calo. Kami harap penerimaan CPNS Daerah di lingkungan Pemkot Sukabumi 2010 ini berjalan aman, tentram, dan lancar. Sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” pungkasnya. Sementara itu, formasi penerimaan CPNS tahun 2010 di wilayah Kabupaten Sukabumi yang akan diterima 105 tenaga guru, 72 tenaga kesehatan dan 61 tenaga teknis. Jumlah penerimaan pegawai tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya disetujui 212 orang. Sementara di Cianjur akan diterima 216 (dua ratus enam belas) CPNS melalui seleksi untuk mengisi formasi yang lowong, dengan jenis jabatan dan kualifikasi pendidikan yang ada. Tingginya minat masyarakat untuk menjadi CPNS ini sendiri kembali dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. Penipuan dengan iming-iming pengangkatan CPNS bagi tenaga honorer di lingkup wilayah Sukabumi benar-benar memakan korban. Kali ini terjadi pada guru honorer SMPN Cicurug Kabupaten Sukabumi. Guru malang tersebut mengaku telah menyetorkan uang senilai Rp 5 juta yang diminta pelaku dengan mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sukabumi dalam aksinya. “Tadi pagi saya mendapat laporan dari staff, bahwa ada ibu guru honor SMP yang datang ke kantor menyerahkan berkas persyaratan untuk bisa diaangkat menjadi CPNS. Bahkan, ibu tersebut telah menyetor uang sebesar Rp 5 juta ke sebuah rekening yang diminta oknum tersebut,” ujar kepala BKD Kabupaten Sukabumi, Adjo Sardjono kepada Radar Sukabumi, kemarin. Pihaknya pun berusaha menjelaskan kepada tenaga honor tersebut bahwa kepala BKD tidak mungkin menjanjikan bisa membantu mengangkat menjadi PNS. Karena mekanisme pengangkatan pegawai sudah diatur dalam undang-undang kepegawaian melalui prosedur yang telah ditetapkan. Apalagi sampai meminta uang dengan nominal tertentu untuk ditransfer ke suatu rekening. “Setelah diberi pengertian, korban pun baru tersadar bahwa dirinya merasa tertipu. Maka dari itu, ia pun tak kuasa menahan kesedihannya dan menangis sejadi-jadinya di kantor,” terangnya. Sebelumnya, salah seorang guru honor di SMP Cidahu pun nyaris mengalami hal serupa. Beruntung, guru tersebut belum sempat menyetorkan sejumlah uang yang diminta pelaku. Padahal, dirinya telah menyiapkan uang sebesar Rp 7 juta untuk disetorkan kepada kepala BKD atas instruksi dari oknum yang mengaku jajaran pegawai BKD tersebut. Maka dari itu, untuk mengantisipasi kejadian ini tidak terulang kembali, pihaknya menghimbau kepada tenaga honor maupun pelamar CPNS agar tidak mudah tergiur dengan penawaran pengangkatan menjadi CPNS. “Waspadalah, itu adalah penipuan,” tandasnya.(sri/frd/nag) info lengkap klik disini

%d blogger menyukai ini: