BBM BERMUTU MGMP

10 Nov

BAHAN BELAJAR MANDIRI PESERTA MGMP BERMUTU
TOPIK PERENCANAAN TINDAKAN

A. PENGANTAR
Setelah guru mengidentifikasi masalah, menganalisis kemungkinan faktor-faktor penyebab, dan merumuskan masalah yang ingin diselesaikan, maka langkah selanjutnya adalah segera menentukan rencana tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu topik perencanaan ini penting dipelajari, karena kemampuan dan ketrampilan merencanakan PTK akan sangat membantu kita dalam berupaya melaksanakan perbaikan pembelajaran dan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa.
Perencanaan PTK yang dipelajari pada pertemuan ini merupakan kelanjutan dari proses Identifikasi Masalah yang telah dilakukan oleh setiap guru pada kegiatan belajar sesi sebelumnya.
Ruang lingkup kegiatan belajar pada topik perencanaan ini meliputi: (a) mengkaji masalah, (b) menyiapkan skenario kegiatan tindakan perbaikan pembelajaran, (c) menyiapkan sarana pendukung yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tindakan, (d) menyiapkan instrumen untuk pengambilan data dalam pelaksanaan tindakan, (e) menyiapkan kegiatan untuk open class dalam pelaksanaan tindakan.
Dalam belajar topik Perencanaan Tindakan ini, para guru peserta akan melaksanakan dua siklus kegiatan belajar, yaitu yaitu kegiatan di MGMP dan kegiatan tugas terstruktur dan tugas mandiri.
Kegiatan tatap muka di MGMP:
1. Memeriksa dan mengoreksi hasil tugas terstruktur pada siklus Identifikasi Masalah.
2. Memilih salah satu masalah hasil tugas terstruktur guru peserta.
3. Mengidentifikasi kemungkinan tindakan perbaikan pembelajaran yang sesuai dengan masalah terpilih
4. Menggali sumber-sumber belajar untuk menentukan tindakan yang akan dilaksanakan
5. Menetapkan tindakan yang akan dilaksanakan dan menyepakati garis besar skenario kegiatan.
6. Menyusun perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam pelaksanaan tindakan
7. Menyusun instrumen untuk pengambilan data dalam pelaksanaan tindakan.
8. Menyiapkan hal-hal terkait dengan praktik/ pelaksanaan tindakan yang berupa open class
9. Menyusun rangkuman dan refleksi hasil belajar pada pertemuan yang baru saja diikuti.
10. Membaca informasi tugas terstruktur dan tugas mandiri.

Kegiatan Tugas Terstruktur dan Tugas mandiri
Para guru disiapkan untuk melaksanakan tugas terstruktur dan tugas mandiri sebagai rangkaian dari kegiatan tatap muka di MGMP. Tugas terstruktur dan belajar mandiri pada topik perencanaan tindakan ini dilaksanakan mengacu pada case study dan rumusan masalah hasil tugas terstruktur masing-masing guru pada kegiatan belajar sebelumnya (Identifikasi Masalah). Tugas mandiri dilaksanakan dengan membaca sumber belajar yang relevan dengan topik perencanaan tindakan. Uraian kegiatan terstruktur dan tugas mandiri diuraikan pada bagian kegiatan pembelajaran (bagian E).

B. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Kompetensi dan indikator pencapaian kompetensi yang ingin dicapai pada prosedur perencanaan tindakan adalah sebagai berikut.
Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
Guru peserta mampu merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran Guru peserta mampu:
1. Menentukan rencana tindakan perbaikan pembelajaran yang sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan
2. Menyusun perangkat pembelajaran (RPP dan kelengkapannya) yang sesuai dengan tindakan perbaikan pembelajaran yang direncanakan
3. Menyusun instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan tindakan perbaikan pembelajaran yang direncanakan
4. Menyusun daftar kebutuhan untuk kolaborasi open class sesuai perencanaan

C. PERSIAPAN
1. Untuk mempelajari topik perencanaan tindakan ini, guru pemandu perlu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan serta menyiapkan bahan presentasi untuk sesi ini.
Bahan presentasi-1 Informasi Kegiatan Pertemuan dengan Topik Perencanaan Tindakan
Bahan presentasi-2 Kedudukan Perencanaan dalam Urutan PTK
Bahan presentasi-3 Format Penggalian Sumber-Sumber Belajar dan Rencana Tindakan
Bahan presentasi-4 Format Garis Besar Skenario Kegiatan dan Pembagian Tugas Kelompok Penyusun Perangkat Pembelajaran
Bahan presentasi-5 Komponen RPP
Bahan presentasi-6 Check List Persiapan Kegiatan Pelaksanaan Tindakan
Bahan presentasi-7 Daftar Pertanyaan Refleksi

2. Guru pemandu menyiapkan alat yang diperlukan dalam sesi ini misal: papan tulis/kertas plano/kapur/spidol, OHP/OHT, LCD dan laptop (bila memungkinkan) dan sumber belajar berbentuk hand out yang akan didistribusikan kepada guru peserta.

D. SUMBER BELAJAR
Daftar sumber belajar yang dapat digunakan guru peserta dalam kegiatan ini antara lain:
NOMOR JUDUL AKSES
Sumber Belajar-1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs ICT BERMUTU
Sumber Belajar-2 Panduan Penyusunan KTSP, BSNP, 2006 ICT BERMUTU
Sumber Belajar-3 Permendiknas No 41/2007 tentang Standar Proses ICT BERMUTU
Sumber Belajar-4 Permendiknas No 20/2007 tentang Standar Penilaian ICT BERMUTU
Sumber Belajar-5 Contoh Rumusan Masalah Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-6 Contoh Proses Penggalian Sumber-Sumber Belajar dan Penyusunan Rencana Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-7 Contoh RPP sesuai Rencana Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-8 Contoh Instrumen untuk Pengambilan Data Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-9 Contoh Rangkuman Perencanaan Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-10 RPP Untuk Bahan Kajian Tugas mandiri Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-11 Hylite Modul PTK ICT BERMUTU
Sumber Belajar-12 Hasil Penelitian Sebelumnya yang Relevan ICT BERMUTU
Sumber Belajar-13 Asyik Belajar dengan PAKEM MATEMATIKA Untuk SD dan SMP (USAID) ICT BERMUTU
Sumber Belajar-14 Buku-Buku yang Relevan p ada PTBK (Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi) dari Direktorat PLP (Sekarang Direktorat Pembinaan SMP) ICT BERMUTU
Sumber Belajar-15 Buku Siswa, LKS dan Buku Penilaian Matematika SMP Kelas VII, VIII, IX dari Direktorat PLP (Sekarang Direktorat Pembinaan SMP)
ICT BERMUTU
Sumber Belajar-16 Analisis SK dan KD untuk Optimalisasi Pencapaian Tujuan Mata Pelajaran Matematika SMP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
(www.p4tkmatematika.com)
Sumber Belajar-17 Teknik Pengembangan Indikator Pencapaian Kompetensi Matematika SMP/Mts (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
(www.p4tkmatematika.com)
Sumber Belajar-18 Teknik Pengembangan Silabus dan RPP Matematika SMP/Mts Berorientasi KTSP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
(www.p4tkmatematika.com)
Sumber Belajar-19 Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP yang Standar (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
(www.p4tkmatematika.com)
Sumber Belajar-20 Pengembangan Instrumen Penilaian Kemahiran Matematika SMP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
(www.p4tkmatematika.com)

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan belajar tatap muka di MGMP dikelola dalam waktu 4 x 50 menit.

Penjelasan Kegiatan Pembelajaran:
Kegiatan-1 (10 menit)
1. Informasi kegiatan mencakup penjelasan tentang topik yang akan dipelajari, kompetensi, indikator pencapaian kompetensi, kegiatan belajar yang akan dilakukan, hasil yang diharapkan dicapai dan penguatan.
2. Bahan presentasi yang digunakan: (a) Bahan presentasi -1: Informasi kegiatan Perencanaan Tindakan, (b) Bahan presentasi-2: Kedudukan Perencanaan Tindakan dalam urutan PTK.

Kegiatan-2 (10 menit)
Rembug sejoli memeriksa dan mengoreksi rumusan masalah hasil tugas tersruktur.
1. Guru pemandu memimpin kegiatan rembug sejoli. Pasangan dalam rembug sejoli diatur oleh Guru pemandu dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mendukung lancarnya kegiatn rembug sejoli.
2. Guru peserta diminta saling memeriksa dan mengoreksi hasil tugas tertruktur masing-masing.
3. Selama guru peserta bekerja, guru pemandu berkeliling mengidentifikasi masalah-masalah milik guru peserta yang memungkinkan untuk dipilih sebagai masalah yang akan dibahas penyelesaiannya secara bersama-sama (menjadi model).
4. Hasil rembug sejoli: teridentifikasinya masalah pembelajaran, kemungkinan penyebabnya, dan rumusan masalah yang telah ditelaah pada setiap guru peserta.

Kegiatan-3 (10 menit)
Diskusi kelas memilih masalah hasil tugas terstruktur milik guru peserta untuk didiskusikan penyelesaiannya dalam kegiatan belajar selanjutnya di MGMP.
1. Guru pemandu memimpin kegiatan diskusi. Masalah yang dipilih hendaknya memenuhi karakteristik masalah.
2. Guru peserta pemilik masalah terpilih akan menjadi guru model dalam pelaksanaan open class pada pertemuan berikutnya.
3. Hasil diskusi: terpilihnya masalah pembelajaran, rumusan masalah dan kemungkinan penyebabnya dari salah satu guru peserta untuk selanjutnya dibahas rencana tindakannya secara bersama-sama.

Kegiatan-4 (30 menit)
Brainstorming menggali sumber-sumber belajar yang relevan untuk merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran dalam rangka menyelesaikan masalah terpilih.
1. Guru pemandu memimpin kegiatan brainstorming.
2. Hasil brainstorming dituangkan dalam format penggalian sumber belajar untuk rencana tindakan perbaikan pembelajaran.
3. Bahan presentasi dan sumber belajar yang digunakan oleh guru pemandu: (a) Bahan presentasi-3: Format penggalian sumber belajar untuk rencana tindakan perbaikan pembelajaran, (b) Sumber Belajar-5: Contoh rumusan masalah, (c) ) Sumber Belajar-6: Contoh proses penggalian sumber-sumber belajar dan penyusunan rencana tindakan, (d) Sumber belajar relevan yang tersedia di ICT BERMUTU.
4. Hasil brainstorming: Daftar rencana tindakan pembelajaran untuk mengatasi masalah terpilih.

Kegiatan-5 (30 menit)
Diskusi kelas menetapkan tindakan yang akan dilaksanakan dan menyepakati garis besar langkah (skenario) kegiatan pelaksanaan tindakan dari masalah terpilih serta pembagian tugas kelompok penyusunan perangkat pembelajaran yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah terpilih.
1. Guru pemandu memimpin kegiatan diskusi.
2. Dari daftar rencana tindakan yang telah tersusun, guru pemandu mengarahkan agar diplih satu rencana tindakan untuk selanjutnya tindakan tersebut dilaksanakan pada minggu berikutnya. Pemilihan rencana tindakan hendaknya mempertimbangkan antara lain urgensi tindakan, kemampuan guru model yang akan melaksanakan tindakan, ketersediaannya sumber belajar siswa dan fasilitas pendukungnya.
3. Setelah ditetapkan rencana tindakan, selanjutnya didiskusikan garis besar skenario kegiatan pelaksanaan tindakan. Hasil diskusi dituangkan dalam format skenario kegiatan pelaksanaan tindakan.
4. Setelah tersusun garis besar skenario kegiatan pelaksanaan tindakan, selanjutnya dilakukan pembagian tugas kelompok penyusunan perangkat pembelajaran. Hasil pembagian tugas ditulis pada format pembagian tugas.
5. Bahan presentasi dan sumber belajar yang digunakan: (a) Bahan presentasi-4: Format Garis Besar Skenario Kegiatan dan Pembagian Tugas Kelompok Penyusun Perangkat Pembelajaran, (c) Sumber belajar-3: Permendiknas Nomor 41/2007 tentang Standar Proses, (d) Sumber belajar-4: Permendiknas Nomor 20/2007 tentang Standar Penilaian.
6. Hasil diskusi: (a) Rencana tindakan yang akan dilaksanakan pada pertemuan berikutnya, (b) Garis besar skenario kegiatan pelaksanaan tindakan, (c) Pembagian tugas kelompok penyusunan perangkat pembelajaran untuk pelaksanaan tindakan.
Kegiatan-6 (60 menit)
Diskusi kelompok menyusun perangkat pembelajaran ( RPP dan kelengkapannya, misal: LKS, alat peraga, soal latihan, dll) dari masalah terpilih
1. Guru pemandu mengarahkan kegiatan diskusi kelompok agar berjalan efektif dan efisien.
2. Penyusunan RPP dan kelengkapannya mengacu pada Permendiknas Nomor 41/2007 tentang Standar Proses.
3. Mengingat terbatasnya waktu maka bila penyusunan perangkat belum tuntas terselesaikan dalam pertemuan, guru pemandu dapat membentuk tim kecil untuk menuntaskannya. Guru model pemilik masalah terpilih menjadi bagian dari tim kecil itu.
4. Bahan presentasi dan sumber belajar yang digunakan oleh guru pemandu: (a) Bahan presentasi-5: Komponen RPP (b) Sumber Belajar-2: Panduan Penyusunan KTSP, BSNP, 2006, (c) Sumber belajar-3: Permendiknas Nomor 41/2007 tentang Standar Proses, (d) Sumber belajar-4: Permendiknas Nomor 20/2007 tentang Standar Penilaian dan Sumber belajar-7: Contoh RPP sesuai rencana tindakan, (e) Sumber Belajar yang relevan dari ICT BERMUTU.
5. Hasil diskusi kelompok: tersusunnya perangkat pembelajaran (RPP dan kelengkapannya) untuk digunakan pada pelaksanaan tindakan secara open class.

Kegiatan-7 (15 menit)
Diskusi kelas menyusun instrumen (lembar observasi dan lainnya) untuk pengumpulan data dalam pelaksanaan tindakan pada open class.
1. Guru pemandu mengarahkan kegiatan diskusi agar berjalan efektif dan efisien.
2. Penyusunan lembar observasi mengacu pada lembar observasi yang telah dipelajari pada Bahan Belajar Mandiri Umum/Generik tentang Pe-rencanaan Tindakan. Diskusi diarahkan untuk mengkaji ada tidaknya tambahan pada lembar observasi itu disesuaikan dengan tindakan yang direncanakan.
3. Selain lembar observasi, didiskusikan pula ada tidaknya instrumen lain (selain lembar observasi) yang diperlukan untuk pengambilan data.
4. Bahan presentasi/sumber belajar yang digunakan: Sumber Belajar-8: Contoh Instrumen untuk pengumpulan data sesuai rencana tindakan.
5. Hasil diskusi kelompok: perangkat pembelajaran (silabus, RPP dan sarana pendukungnya) untuk kegiatan pelaksanaan tindakan.

Kegiatan-8 (15 menit)
Diskusi kelas persiapan open class pelaksanaan tindakan pada pertemuan MGMP berikutnya.
1. Guru pemandu mengarahkan kegiatan diskusi agar berjalan efektif dan efisien.
2. Persiapan open class pelaksanaan tindakan mengacu pada check list persiapan kegiatan pelaksanaan tindakan yang telah dipelajari pada Bahan Belajar Mandiri Umum/Generik tentang Pelaksanaan Tindakan. Diskusi diarahkan untuk mengkaji ada tidaknya tambahan kegiatan persiapan pada check list itu disesuaikan dengan tindakan yang direncanakan.
3. Bahan presentasi/sumber belajar yang diguna-kan: Bahan presentasi-6: check list persiapan kegiatan pelaksanaan tindakan.
4. Hasil diskusi: check list persiapan kegiatan pelaksanaan tindakan untuk pertemuan berikutnya.

Kegiatan-9 (20 menit)
Rangkuman dan refleksi hasil belajar tentang per-encanaan tindakan perbaikan pembelajaran dilanjutkan pemberian tugas terstruktur dan mandiri
1. Rangkuman dapat diuraikan oleh guru peserta.
2. Kegiatan refleksi dapat mengacu pada daftar pertanyaan refleksi.
3. Guru pemandu meminta setiap guru peserta agar membaca uraian tugas terstruktur dan tugas mandiri. Uraian tugas terstruktur dan tugas mandiri yang terdapat pada lampiran sumber belajar dan Buku Kerja.
4. Sebelum mengakhiri kegiatan guru pemandu menginformasikan topik belajar pada pertemuan berikutnya, yaitu pelaksanaan tindakan perbaikan pembelajaran yang akan dikelola secara open class. Guru peserta diingatkan tentang persiapan kegiatan open class yang telah didaftar dan peran masing-masing.
5. Bahan presentasi/sumber belajar yang digunakan: (a) Bahan presentasi-7: Daftar pertanyaan refleksi, (b) Sumber Belajar-9: Contoh rangkuman pe-rencanaan tindakan, (c) Sumber Belajar-10: RPP untuk bahan kajian pada tugas mandiri.

Bagian I
1. Setelah Anda mengidentifikasi masalah di kelas Anda masing-masing, menganalisis kemungkinan penye-babnya dan merumuskannya, pilih salah satu dianta-ranya.
2. Deskripsikan kemungkinan tindakan untuk mengatasi masalah itu.
3. Pilih salah satu tindakan yang menurut Anda paling mudah untuk dilaksanakan.
4. Buat rencana kegiatan dari tindakan yang dipilih itu dalam bentuk RPP serta kelengkapannya.
Bagian II:
Bacalah dan cermati contoh RPP tentang “Melakukan Operasi Hitung Bilangan Bulat Kelas VII” yang terdapat pada Sumber Belajar-10. Selanjutnya jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apa saja kelebihan dari silabus dan RPP tersebut?
2. Apa saja kekurangan dari silabus dan RPP tersebut? Terkait kekurangan tersebut, apa saran Anda?
3. Apakah isi RPP sudah lengkap menggambarkan suatu rancangan pembelajaran yang siap pakai (aplikatif)?
4. Apakah rancangan kegiatan pembelajaran sudah mencerminkan dikelolanya kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi?
5. Bagaimana alur dan kejelasan rancangan penilaian dalam silabus dan RPP tersebut?

Apakah Anda merasa masih memerlukan klarifikasi tentang cara menyusun silabus dan RPP, cara mengembangkan indikator pencapaian kompetensi, dan cara mengelola penilaian hasil belajar matematika yang standar dan cara mengembangkan instrumen penilaian kemahiran matematika? Bila ya, silahkan baca hand out atau bahan ajar diklat (lihat daftar sumber belajar). Dengan membaca sumber belajar itu Anda diharapkan dapat menemukan jawaban dari hal-hal yang perlu diklarifikasi itu.

F. PENILAIAN
Dokumen portofolio belajar hasil tugas terstruktur dan tugas mandiri setiap guru peserta pada topik Perencanaan Tindakan ini adalah: (1) daftar kemungkinan tindakan yang sesuai dengan rumusan masalah, (2) pilihan tindakan yang akan dilaksanakan, (3) RPP untuk pelaksanaan tindakan, (4) sarana pendukung (bahan presentasi, alat peraga, dll.) yang diperlukan untuk pelaksanaan tindakan, (5) instrumen yang akan digunakan untuk pengambilan data pada pelaksanaan tindakan, (6) laporan hasil kajian terhadap RPP tentang “Melakukan Operasi Bilangan Bulat di Kelas VII”

G. LAMPIRAN
1. BAHAN PRESENTASI

Bahan presentasi-1 Informasi Kegiatan Pertemuan dengan Topik Perencanaan Tindakan
Bahan presentasi-2 Kedudukan Perencanaan dalam Urutan PTK
Bahan presentasi-3 Format Penggalian Sumber-Sumber Belajar dan Rencana Tindakan
Bahan presentasi-4 Format Garis Besar Skenario Kegiatan dan Pembagian Tugas Kelompok Penyusun Perangkat Pembelajaran
Bahan presentasi-5 Komponen RPP
Bahan presentasi-6 Check List Persiapan Kegiatan Pelaksanaan Tindakan
Bahan presentasi-7 Daftar Pertanyaan Refleksi
BAHAN PRESENTASI-1: Informasi Kegiatan Pertemuan Perencanaan Tindakan Perbaikan Pembelajaran
Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan
Guru peserta mampu merencanakan tindakan perbaikan pembelajaran pembelajaran

Guru peserta mampu:
a. Menentukan rencana tindakan perbaikan pembelajaran yang sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan
b. Menyusun perangkat pembelajaran (silabus, RPP dan sarana pendukungnya) yang sesuai dengan tindakan perbaikan pembelajaran yang direncanakan
c. Menyusun instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan tindakan perbaikan pembelajaran yang direncanakan
d. Menyusun daftar kebutuhan/persiap-an untuk kolaborasi open class sesuai perencanaan
Brainstorming dan diskusi kelas

Diskusi (kelas dan kelompok)

Diskusi kelas
Diskusi kelas Ditentukannya rencana tindakan perbaikan pembelajaran untuk mengatasi masalah
Tersusunnya perangkat pembelajaran dan sarana pendukung sesuai dengan rencana tindakan yang ditetapkan
Tersusunnya instrumen untuk pengambilan data sesuai rencana tindakan
Tersusunnya daftar persiapan untuk pelaksanaan tindakan sesuai yang direncanakan

BAHAN PRESENTASI-2: Kedudukan Perencanaan dalam urutan PTK
BAHAN PRESENTASI-3: Contoh Format Penggalian Sumber Belajar untuk Rencana Tindakan Perbaikan Pembelajaran
Rumusan Masalah:
…………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………

No
Sumber belajar
Akses Fokus
Pengembangan
Kurikulum Penguatan Materi
Matematika Praktik Pelaksanaan
Pembelajaran

… … … … … …

Rencana Tindakan:
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
……………………………………………………………
BAHAN PRESENTASI-4: Format Garis Besar Skenario Kegiatan Pelaksanaan Tindakan Perbaikan Pembelajaran

Standar Kompetensi (SK):………………………………..
Kompetensi Dasar (KD):…………………………………

No Komponen Garis Besar Isi/Macam Yang bertugas
1. KD sebelumnya yang berkaitan
2. Indikator Pencapaian Kompetensi
3. Pokok Materi Ajar
4. Alokasi Waktu
5. Tujuan Pembelajaran
6. Metode yang dipilih
7. Fokus Kegiatan pembelajaran
8. Fokus Penilaian
9. Sarana Pendukung
a. LKS
b. Alat Peraga
c. Media lain
d. Bahan latihan/tugas
BAHAN PRESENTASI-5: Komponen RPP

Komponen RPP (Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007):
1. Identitas mata pelajaran
2. Standar kompetensi
3. Kompetensi dasar
4. Indikator pencapaian kompetensi
5. Tujuan pembelajaran
6. Materi ajar
7. Alokasi waktu
8. Metode pembelajaran
9. Kegiatan pembelajaran (Pendahuluan, Inti, Penutup)
10. Penilaian hasil belajar
11. Sumber belajar

BAHAN PRESENTASI-6: Check List Persiapan Kegiatan Pelaksanaan Tindakan

No Yang Perlu Disiapkan Kesiapan Penanggung jawab
Sudah Belum
1. Penetuan tempat open class
2. Pemberitahuan ke sekolah yang akan dijadikan tempat open class
3. Penataan kelas sesuai skenario
4. Kesiapan guru model dan siswa
5. RPP dan perangkatnya untuk setiap observer
6. Lembar observasi untuk setiap observer
7. Bahan-bahan untuk siswa (LKS dll)
8. Media pembelajaran yang akan digunakan
9. Kamera/handycam (bila memungkinkan)
10. Kehadiran Nara Sumber
… … … … …

BAHAN PRESENTASI-7: Daftar Pertanyaan Refleksi

2. SUMBER BELAJAR

NOMOR JUDUL AKSES
Sumber Belajar-1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs ICT BERMUTU
Sumber Belajar-2 Panduan Penyusunan KTSP, BSNP, 2006 ICT BERMUTU
Sumber Belajar-3 Permendiknas No 41/2007 tentang Standar Proses ICT BERMUTU
Sumber Belajar-4 Permendiknas No 20/2007 tentang Standar Penilaian ICT BERMUTU
Sumber Belajar-5 Contoh Rumusan Masalah Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-6 Contoh Proses Penggalian Sumber-Sumber Belajar dan Penyusunan Rencana Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-7 Contoh RPP sesuai Rencana Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-8 Contoh Instrumen untuk Pengambilan Data Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-9 Contoh Rangkuman Perencanaan Tindakan Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-10 RPP Untuk Bahan Kajian Tugas mandiri Dilampirkan (hand out)
Sumber Belajar-11 Hylite Modul PTK
ICT BERMUTU
Sumber Belajar-12 Hasil Penelitian Sebelumnya yang Relevan ICT BERMUTU
Sumber Belajar-13 Asyik Belajar dengan PAKEM MATEMATIKA Untuk SD dan SMP (USAID) ICT BERMUTU
Sumber Belajar-14 Buku-Buku yang relevan pada PTBK (Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi) dari Direktorat PLP (Sekarang Direktorat Pembinaan SMP) ICT BERMUTU
Sumber Belajar-15 Buku Siswa, LKS dan Buku Penilaian Matematika SMP Kelas VII, VIII, IX dari Direktorat PLP (Sekarang Direktorat Pembinaan SMP) ICT BERMUTU
Sumber Belajar-16 Analisis SK dan KD untuk Optimalisasi Pencapaian Tujuan Mata Pelajaran Matematika SMP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
Sumber Belajar-17 Teknik Pengembangan Indikator Pencapaian Kompetensi Matematika SMP/Mts (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
Sumber Belajar-18 Teknik Pengembangan Silabus dan RPP Matematika SMP/Mts Berorientasi KTSP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
Sumber Belajar-19 Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP yang Standar (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika
Sumber Belajar-20 Pengembangan Instrumen Penilaian Kemahiran Matematika SMP (Sri Wardhani, 2008) P4TK Matematika

SUMBER BELAJAR-5: Contoh Rumusan Masalah
No Masalah yang teridentifikasi Kemungkinan Penyebab Rumusan Masalah
1.

2.

3.

4.

5. Penguatan materi:
Siswa kelas VIII kurang mampu membuat dan menyelesaiakan model matematika dari suatu soal cerita

Penguatan materi:
Siswa kelas VIII kurang terampil menyelesaiankan soal cerita yang ditunjukkan dengan nilai-nilai pencapaian rendah

Penguatan materi:
Siswa kurang trampil berkomunikasi menyampaikan pemikirannya yang ditunjukkan dengan penyelesaian soal cerita yang tidak runtut.

Praktik Pembelajaran:
Siswa kurang berminat menyelesiakan soal cerita yang ditunjukkan dengan sikap acuh tak acuh

Praktik Pembelajaran:
Siswa kurang trampil bekerja sama dalam kelompok, khususnya kelompok besar padahal kondisi kemampuan siswa di kelas cukup heterogen
• Siswa kurang terbiasa mengidentifikasi informasi yang termuat dalam soal cerita
• Siswa kurang memahami kata-kata kunci yang termuat dalam soal cerita.
• Siswa kurang terbiasa menghubungkan antara informasi yang termuat dalam soal cerita dengan tuntutan penyelesaian soal atau pertanyaan pada soal.
• Siswa kurang terbiasa mengembangkan penalaran atau proses berpikir dalam menyelesaikan soal, baik soal berbentuk bukan cerita maupun soal cerita
• Siswa kurang mendapat kesempatan cukup dalam latihan mengungkapkan jalan/ proses pikirannya
• Guru kurang bervariasi memilih metode atau strategi dalam membelajarkan pembuatan model matematika dan penyelesaian soal cerita
• Guru kurang membiasakan siswa untuk bekerja sama secara kelompok kecil yang kooperatif Apakah model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesai-kan soal cerita?

SUMBER BELAJAR-6: Contoh proses penggalian sumber-sumber belajar dan penyusunan rencana tindakan

Rumusan Masalah:
Apakah model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam me-nyelesaikan soal cerita?

No
Sumber belajar
Akses Fokus
Pengembangan
Kurikulum Penguatan Materi
Matematika Strategi/ Praktik
Pembelajaran
1. Standar Isi Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs ICT BERMUTU
(Menentukan KD yang relevan untuk pembe-lajaran tindakan yaitu: KD 2.2, 2.3, 3.2) V
(Analisis muatan KD terkait kemampuan menyelesaikan cerita: berhubungan dengan SPLDV dan Teorema Pythagoras) –
2. Penelitiaan sebelumnya yang relevan ICT BERMUTU – V
(Terkait kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika) V
(Khususnya pembelajaran Kooperatif-untuk kelompok kecil)
3. Strategi Sukses Menyelesai-kan Soal Cerita di SMP (PPP, 2005) P4TK Mat – V V
4. Pembelajar-an dan Penilaian Kemahiran Matematika di SMP (PPP, 2005/Hand Out Diklat) P4TK Mat V V V
5. Model Pembelajar-an Matema-tika SMP ICT BERMUTU V – V
(Khususnya model pembelajaran kooperatif-untuk kelompok kecil)

6. Asyik Belajar dengan PAKEM MATEMA-TIKA untuk SD dan SMP ICT BERMUTU V V V
… … … … … …

Rencana Tindakan

Setelah menggali sumber belajar maka berikut ini rencana tindakan yang akan dilakukan.
1. Hipotesis tindakan:
Model pembelajaran TPS dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal berbentuk cerita.
2. Indikator keberhasilan tindakan:
a. Tindakan perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil bila secara umum kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sebelum dan sesudah belajar secara berpasangan ada peningkatan minimal 10 % pada setiap pertemuan.
b. Tindakan perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil bila rata rata hasil tes awal dan tes akhir meningkat minimal 30 %.
c. Tindakan perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil jika minimal 85% siswa menanggapi positif terhadap model pembelajaran TPS yang diikutinya.

3. Tindakan untuk mengatasi permasalahan direncana-kan dalam 4 kali pertemuan saat belajar 3 macam KD (Kompetensi Dasar) yang dilaksanakan dalam 2 siklus.

4. Pada siklus I akan dikelola kegiatan pembelajaran 2 pertemuan dengan KD 2.2. yaitu “Membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel” dan KD 2.3 yaitu “Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel”
5. Pada siklus II akan dikelola kegiatan pembelajaran 2 pertemuan dengan KD 3.2 yaitu “Memecahkan masalah pada bangun datar yang berkaitan dengan Teorema Pythagoras”

6. Diharapkan tindakan sudah berhasil dalam kegiatan 2 siklus. Bila berdasar indikator keberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran pada siklus I dan II belum berhasil, maka dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran siklus III. Pembelajaran pada siklus III menggunakan model pembelajaran TPS namun KD nya disesuaikan dengan proses pembelajaran yang berlangsung berikutnya. KD untuk siklus III yang cocok misalnya KD 4.2: Menghitung keliling dan luas lingkaran, KD 4.3. Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dalam pemecahan masalah. Pada tiap pertemuan pembelajaran dilakukan diskusi refleksi untuk mengoptimalkan keberhasilan tindakan pada pertemuan berikutnya.
7. Isi kegiatan pada setiap pertemuan adalah menerapkan model pembelajaran TPS. Untuk itu pada setiap pertemuan disediakan bahan ajar soal cerita untuk tugas kerja kelompok berpasangan (2 soal) dan soal cerita untuk penilaian pencapaian individu (1 soal).

8. Pada tiap pertemuan pembelajaran dilakukan diskusi refleksi untuk mengoptimalkan keberhasilan tindakan pada pertemuan berikutnya.

9. Tes awal dilaksanakan sebelum pembelajaran siklus dimulai, dan tes akhir dilaksanakan setelah selesai pembelajaran siklus. Materi tes terdiri dari 2 soal. Soal 1 terkait KD 2.3 dan KD 2.4, soal 2 tentang KD 3.2.

Catatan:
1. Pada hakikatnya perbaikan proses pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas terintegrasi dengan proses pembelajaran harian yang telah direncanakan, sehingga pelaksanaan penelitian tindakan kelas menyatu dengan pelaksanaan pembelajaran harian.
2. Contoh pada sumber belajar-6 ini adalah rencana tindakan dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita yang tindakan mengatasinya dapat dilaksanakan pada beberapa KD yang berbeda. Dengan demikian pelaksanaan tindakannya cenderung tidak mengganggu proses pembelajaran harian.
3. Ada kalanya permasalahan yang akan diatasi menyangkut kemampuan khusus tekait KD tertentu. Contoh: permasalahan rendahnya ketrampilan siswa dalam melakukan operasi bentuk aljabar di kelas VII. Bagaimana caranya agar pelaksanaan tindakannya tidak mengganggu proses pembelajaran harian? Untuk itu perlu dibuat rencana tindakan yang memperhatikan lingkup SK (Standar Kompetensi) dari KD yang terkait dengan permasalahan.
4. Menurut standar isi mata pelajaran matematika SMP, kemampuan melakukan operasi bentuk aljabar dipelajari siswa kelas VII pada SK 2. Pada SK 2 terdapat 4 KD yaitu KD 2.1. tentang mengenal unsur-unsur bentuk aljabar, KD 2.2 tentang melakukan operasi bentuk aljabar KD 2.3. tentang menyelesaiakn persamaan linear satu variabel, dan KD 2.4 tentang menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel.
5. Seperti pada SK lainnya pada umumnya, KD-KD dalam satu SK 2 ini muatannya sangat erat berhubungan. Oleh karena itu agar pelaksanaan tindakan tidak mengganggu proses pembelajaran harian maka pelaksanaan tindakan sebaiknya dilaksanakan dalam lingkup satu SK itu.

SUMBER BELAJAR-7: Contoh RPP yang sesuai Rencana Tindakan (Siklus I dan II)

SUMBER BELAJAR-8: Contoh Instrumen untuk Pengambilan Data
A. Tes Awal dan Tes Akhir
Petunjuk: Kerjakan tes ini pada kertas yang disediakan. Waktu mengerjakan tes maksimal 20 menit.

Siklus I:
Jumlah uang Gentur dan Bowo Rp 600.000,00. Bila tiga kali uang Gentur dikurangi uang Bowo hasilnya Rp 800.000,00.
1. Buatlah model matematika dari permasalahan tersebut.
2. Berapa uang masing-masing?

Siklus II:
Sebuah kapal berlayar dari pelabuhan A ke arah utara menuju pelabuhan B sejauh 10 km, kemudian belok ke timur sejauh 24 km sampai pelabuhan C.
1. Bagaimanakah sketsa dari rute kapal?
2. Hitunglah jarak terdekat dari pelabuhan A ke C.

Kunci Penyelesaian:

Tes Awal dan Akhir Siklus I:
Jumlah uang Gentur dan Bowo Rp 600.000,00. Bila tiga kali uang Gentur dikurangi uang Bowo hasilnya Rp 800.000,00.
1. Buatlah model matematika dari permasalahan tersebut.
2. Berapa uang masing-masing?

Penyelesaian:
Diketahui: uang Gentur + uang Bowo = 600.000
2 × uang Bowo + uang Gentur = 850.000
3 × uang Gentur − uang Bowo = 800.000
Ditanyakan:
1. Model matematikanya
2. Jumlah uang Gentur dan Bowo masing-masing.
Jawab:
1. Model matematikanya:
Misal uang Gentur = x dan uang Bowo = y, maka:
x + y = 600.000
3x− y = 800.000

2. x + y = 600.000 1 x x + y = 600.000
3x – y = 800.000 1 x 3x – y = 800.000 +
4x = 1.400,000
x = 1.400.000/4
x = 350.000
x + y = 600.000

350.000 + y = 600.000
y = 600.000 – 350.000 = 250.000
Jadi uang mereka masing-masing adalah:
Uang Gentur Rp 350.000,00 dan uang Bowo Rp 250.000,00
Siklus II:
Sebuah kapal berlayar dari pelabuhan A ke arah utara menuju pelabuhan B sejauh 10 km, kemudian belok ke timur sejauh 24 km sampai pelabuhan C.
1. Bagaimanakah sketsa dari rute kapal?
2. Hitunglah jarak terdekat dari pelabuhan A ke C.

Penyelesaian:
1. Sketsa rute kapal:
B 24 km C

10 km

A

2. Jarak terdekat dari pelabuhan A ke C.
AC2 = AB2 +BC2
AC2 = 102 +242
AC2 = 100 +576
AC2 = 676
AC = √ 676 = 26
Jadi jarak terdekat dari pwlabuhan A ke pelabuhan C adalah 26 Km
Pedoman penilaian hasil tes awal dan akhir SIKLUS 1

ASPEK YANG DINILAI SKOR
a. Model matematika:
Benar 5
Hampir benar 4
Yang benar dan salah seimbang 3
Sebagian kecil benar 2
Salah 1
Tidak membuat 0
b. Proses perhitungan
Benar 5
Hampir benar 4
Salah 1
Tidak menghitung 0
Skor Total Minimal = 0 Skor Total Maksimal = 10

Pedoman Penilaian hasil tes awal dan akhir SIKLUS 2:

ASPEK YANG DINILAI SKOR
a. Gambar sketsa rute kapal
Benar 2
Salah 1
Tidak membuat 0
b. Proses menghitung jarak terdekat sampai diperoleh hasilnya
Benar 8
Hampir benar 6
Yang benar dan salah seimbang 4
Sebagian kecil benar 2
Salah 1
Tidak menghitung 0
Skor maksimal soal nomor-2= 0, Skor maksimal soal nomor-2= 10
SKOR TOTAL MINIMAL TES = 0 SKOR TOTAL MAKSIMAL TES = 20

Konversi skor ke nilai dari hasil tes awal dan akhir:

Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai
1 5 5 25 9 45 13 65 17 85
2 10 6 30 10 50 14 70 18 90
3 15 7 35 11 55 15 75 19 95
4 20 8 40 12 60 16 80 20 100

B. Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS*
Kompetensi Dasar:………………………………………………….
Siklus ke:………………………………………………………………..
Petunjuk:
• Berikan penilaian dengan memberi tanda cek (v) pada angka 1, 2, 3, 4 atau 5 sesuai hasil pengamatan.
• 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3=cukup 4 = baik 5 = sangat baik

NO ASPEK PENILAIAN KELOMPOK KETRG
Kelompok… Kelompok… Kelompok…
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1. Memperhatikan penjelasan guru
2. Mengerjakan tugas individu
3. Menghargai gagasan sesama teman
4. Menyampaiakan gagasan pada kelompok
5. Mengambil keputusan kelompok (kesimpulan)
6. Keberanian dalam presentasi
7. Presentasi terstruktur baik dan lancar
8. Menerima tanggapan/masukan dari kelompok lain
9. Memberikan tanggapan pada kelompok lain
10. Mencatat hasil keputusan (kesimpulan) kelas

Yogyakarta, November 2007 Pengamat

(………………)
NIP………….

C. Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS*
Nama Sekolah: SMPN 2 Yogyakarta
Nama Guru:………………………………………………
Kompetensi Dasar:………………………………………
Tanggal:…………………………………………………
Pertemuan ke:…………………………………………..
Pukul:……………………………………………………
Petunjuk:
• Berikan penilaian dengan memberi tanda cek (v) pada kolom tersedia berdasarkan hasil pengamatan.
• 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = cukup 4 = baik 5 = sangat baik
No Aspek yang Dinilai Penilaian
1 2 3 4 5
I. Persiapan pembelajaran (secara keseluruhan)
II. Pelaksanaan pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran
2. Memotivasi siswa
3. Mengaitkan pembelajaran dengan pengetahuan awal siswa
4. Menyampaikan siklusan model pembelajaran yang akan dipakai
B. Kegiatan Inti
1. Menyampaikan tugas pada kerja kelompok dengan demonstrasi/simulasi atau teks
2. Mengatur siswa dalam kelompok-kelompok belajar berpasangan
3. Membimbing siswa mengerjakan tugas secara individu
4. Mendorong dan membimbing dilakukannya ketrampilan kooperatif dengan pasanga belajar
a. Mengajukan pertanyaan
b. Menjawab pertanyaan/menanggapi
c. Menyampaikan ide/pendapat
d. Mendengarkan secara aktif
5. Mengawasi setiap kelompok secara bergiliran
6. Menjadi fasilitator
7. Mendorong dan membimbing dilakukannya ketarmpilan kooperatif dalam satu kelas
a. Menyampaikan ide/pendapat
b. Mengajukan pertanyaan
c. Menjawab pertanyaan/menanggapi
d. Mendengarkan secara aktif
8. Memberikan kuis sebagai penguatan
C. Kegiatan Penutup
1. Membimbing siswa membuat rangkuman
2. Mengumumkan pengakuan/penghargaan
3. Memberi tugas rumah
III. Pengelolaan Waktu
IV. Suasana Kelas
1. Berpusat pada siswa
2. Siswa antusias
3. Guru antusias

Yogyakarta, November 2008
Pengamat

D. CATATAN SELAMA OBSERVASI (Melengkapi instrumen C)*
Hari/Tanggal Observasi:…………………………………………….
1. Catatan tentang komentar atau diskusi yang dilakukan siswa (tulis nama dan posisi tempat duduk siswa)
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
2. Catatan tentang situasi ketika siswa melakukan kerjasama atau memilih untuk tidak melakukan kerjasama.
……………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………..
3. Contoh-contoh terjadinya proses konstruksi pemahaman melalui diskusi dan aktivitas belajar yang dilakukan siswa.
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
4. Variasi metode penyelesaian masalah dari siswa secara individual atau kelompok termasuk strategi penyelesaian yang salah.
……………………………………………………….
……………………………………………………….
E. Angket Tanggapan Siswa terhadap model Pembelajaran TPS *
A. Berilah tanda silang pada jawaban yang sesuai dengan pendapatmu.
1. Suasana kelas yang saya rasakan ketika belajar dengan model TPS:
a. sangat gaduh
b. gaduh
c. agak tenang
d. tenang
e. sangat tenang
4. Menyelesaikan soal cerita dengan model TPS:
a. sangat tidak senang
b. tidak senang
c. agak senang
d. senang
e. sangat tsenang
5. Bila soal cerita diselesaikan sendirian, maka:
a. sangat sulit
b. sulit
c. agak mudah
d. mudah
e. sangat mudah
6. Saya merasa… dalam mengungkapkan gagasan/ pikiran kepada teman di kelompok.
a. sangat sulit
b. sulit
c. agak mudah
d. mudah
e. sangat mudah
7. Saya merasa…dalam menyelesaiakan soal cerita bersama dengan kelompok pada model TPS.
a. sangat sulit
b. sulit
c. agak mudah
d. mudah
e. Sangat mudah
8. Saya merasa… dalam mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.
a. sangat takut
b. takut
c. agak takut
d. berani
e. sangat berani
9. Saya merasa… dalam memberikan tanggapan pada presentasi kelompok lain.
a. sangat takut
b. takut
c. agak takut
d. berani
e. sangat berani
10. Saya merasa…dalam mengubah kalimat sehari-hari pada soal cerita ke kalimat matematika.
a. sangat sulit
b. sulit
c. agak mudah
d. mudah
e. sangat mudah
11. Saya merasa…dalam menyelesaiakn kalimat matematika.
a. sangat sulit
b. sulit
c. agak mudah
d. mudah
e. sangat mudah
12. Dalam menyelesaikan soal cerita, saya merasa:
a. makin bingung
b. bingung
c. agak jelas
d. jelas
e. sangat jelas.

B. Berilah tanggapan atau komentar tentang pembelajaran dengan cara TPS, sesudah menggunakannya dan sebelum menggunakannya.
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Sumber: Laporan PTK atas nama Suramanto, S.Pd. dkk., MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta, 2007.

SUMBER BELAJAR-9: Contoh Rangkuman Perencanaan Tindakan Perbaikan Pembelajaran

1. Setelah mengidentifikasi masalah, mencari kemungkinan penyebabnya, serta merumuskan masalahnya, maka kegiatan PTK berikutnya adalah menguraikan kemungkinan rencana tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah. Untuk itu diperlukan penggalian sumber-sumber belajar yang relevan.
2. Dari daftar kemungkinan rencana tindakan selanjutnya dipilih salah satu rencana tindakan yang paling mudah atau memungkinkan pelaksanaannya bagi siswa dan guru.
3. Bila sudah menetapkan rencana tindakan, maka dimantapkan rumusan masalahnya dan selanjutnya dibuat skenario kegiatan pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari: silabus dan RPP lengkap dengan perangkatnya, dan instrumen untuk pengambilan data.

SUMBER BELAJAR-10: RPP untuk Bahan Kajian pada Tugas mandiri
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN**

Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII/ 1
Materi : Bilangan Bulat
Alokasi Waktu : 2 X 40 menit

A. Standar Kompetensi
Memahami sifat –sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
B. Kompetensi Dasar
1.1. Melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan.
C. Indikator
1. Memberikan contoh bilangan bulat pada garis bilangan.
2. Melakukan operasi tambah kurang bilagan bulat.
D. Materi pembelajaran
Opersi bilangan bulat (jumlah dan kurang)
E. Metode pembelajaran
Diskusi dan Tanya jawab

F. Langkah-langkah Pembelajaran

No Kegiatan guru Kegiatan siswa Keterangan
1.

2.

3.

Pendahuluan
1. Guru memberi salam
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Guru mengingatkan kembali tantang bilangan bulat
4. Guru bertanya,” Apakah yang dimaksud bilangn bulat?”
5. Dengan tanya jawab guru meminta siswa untuk menyebutkan bilangan asli, cacah,dan bilangan bulat.

Kegiatan inti
1. Guru bertanya: 6 + 7 =….
-5 + 6 =….
4 + (-7) =….
5 – 8 =….
-4- (-5) =….
2. Guru menjelaskan cara mengerjakan operasi bilangan bulat dengan menggunakan garis bilangan, atau dengan mengumpamakan bilangan positif sebagai pengembalian dan bilangan negative sebagai hutang.
3. Siswa disuruh membentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
4. Guru membagi LKS kepada tiap kelompok, masing-masing anggota kelompok mendapat satu LKS.
5. Guru menjelaskan bagaimana cara kerja kelompok.
6. Siswa diminta mengerjakan LKS.
7. Guru menunjuk salah satu anggota kelompok untuk menuliskan hasil kerja kelompoknya di papan tulis.
8. Guru meminta kelompok lain untuk menanggapi hasil kerja kelompok yang ditulis dipapan tulis(jika ada pekerjaan yang berbeda guru menyuruh kelompok tersebut untuk mengerjakan dipapan tulis).
9. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang operasi bilangan bulat.
10. Guru menjelaskan pada siswa bahwa pengurangan bilangan bulat adalah operasi kebalikan dari penjumlahan jadi -6 – (-7) = -6 +7 = 1.
11. Siswa diberi soal latihan tentang operasi bilangan bulat ( penjumlahan dan pengurangan).

Penutup
1. siswa diarahkan untuk membuat rangkuman.
2. siswa dan guru melakukan refleksi.
3. siswa diberi PR dari buku paket( pegangan siswa).
1. Siswa menjawab salam
2. Siswa mendengarkan

3. Kemungkinan jawaban siswa:
-2,-1,0,1,2,3
-4,-3,-2,-1
-3,-2,-1,0,1,2,3,…
4. Dengan angkat tangan siswa menjawab bilangan asli( 1,2,3,…)
bilangan cacah (0,1,2,…)
bilangan bulat (-2,-1,0,1,2,…)

1. Jawaban siswa 6+7=11
-5 +6 = 1
-5 +6 = 11
4 + (-7) = -3; 3; 11;
-11
5 – 8 = 3 ; -3;
-4 – (-5) = 1;-9; -1
2. Siswa menyimak penjelasan dari guru.
3. Siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 4 orang.
4. Siswa menerima LKS.
5. Siswa mulai mengerja kan LKS secara berkelompok (guru keliling sambil melihat pekerjaan siswa).
6. Kelompok yang ditunjuk mengerjakan di papan tulis.
7. Setiap kelompok menanggapi hasil kerja yang ada di papan tulis.
8. Siswa bertanya,” Berapa hasil dari
-6 – (-7)”

Jika banyak jawaban siswa yang salah guru menjelaskan kembalai cara mengerjakan operasi bilangan bulat.
-2 berarti hutang 2, 5 ber arti mengem- ba likan 5 sehing ga:
-2 + 5 artinya hutang 2 dikem balikan 5 jadi lebih 3 (3)
-2 + 5 =3
3 – 5 berarti hutang 5 dikembalikan 3 sehingga pengembalian-
nya kurang 2
jadi 3 – 5 = -2

G. Penilaian
Bentuk penilaian : Tes Tulis
Bentuk tes : Tes Uraian

H. Alat dan Sumber Belajar
1. Alat : pengaris, papan petak,
2. Sumber belajar : buku pengan siswa, buku paket, LKS

SOAL LATIHAN
Tentukan hasil dari operasi bilangan dibawah ini:
1. 41 + (-63) =…. 5. (-38) +57 =….
2. 81 − 112 =…. 6. 13 − 25 =….
3. (-43) +(-51) =…. 7. 37 − (-27) =….
4. (-61) – (- 12) =…. 8. 45 − 55 =….

%d blogger menyukai ini: